Kelainan Aplasia dan Atresia Vagina

Aplasia dan AtresiaVagina

Vagina menghubungkan genetalia ekterna dengan genetalia interna.Introitus vagina tertutup pada hymen atau selaput darah,suatu lipatan selaput setempat.Pada seorang virgo selaput darahnya masih utuh,dan lubang selaput darah umumnya hanya dapat dilalui oleh jari kelingking.Pada koitus pertama hymen robek di beberapa tempat dan sisanya di namakan katunkulae mittiformes.Besarnya lubang hymen tidak menentukan apakah wanita tersebut masih virgo atau tidak.
Vagina berukuran di depan 6,5 cm dan dibelakang 9,5cm.Sumbunya berjalan kira kira sejajar dengan arah pinggir bawah simpisis ke promontorium.Arah ini penting diketahui.jika memasukkan jari kedalam vagina pada pemeriksaan ginekologi.Pada pertumbuhan janin dalam uterus 2/3bagian atas vagina beralas dari duktus inuller (asal dari entroderm) sedangkan 1/3 bagian bawahnya dari limparan limparan ektorderm.Hal ini penting diketahui dalam menghadapi kelainan kelainan bawaan.
 
Pada aplasia vagina kedua duktus mulleri mengadakan fusi,akan tetapi tidak berkembang dan tidak mengadakan kanalisasi,sehingga bila diraba hanya ditemukan jaringan yang tebal saja.Pada umumnya bila di jumpai aplasia vagina ,maka sering pula ditemukan uterus yang rudimenter.Ovarium dapat pula menunjukkan hipoplasi atau menjadi polikistik.
Pada aplasia vagina tidak ada vagina,dan di tempatnya introitus vagina hanya terdapat cekungan yang dangkal atau yang agak dalam .
Disini terapi terdiri atas pembuatan vagina baru beberapa metoda telah dikembangkan untuk keperluan itu.Operasi ini sebaiknya pada saat wanita yang bersanmgkutan akan menikah.Dengan demikian vagina baru dapat digunakan dan dapat dicegah bahwa vagina buatan akan menyempit.
Pada atresia vagina terdapat gangguan dalam kanalisasi sehingga terbentuk suatu septum yang horizontal.Septum itu dapat ditemukan pada bagian proksimal vagina,akan tetapi bias juga pada bagian bawah ,diatas hymen (atresia retrohymenalis).
Bila penutupan vagina itu menyeluruh ,menstruasi timbul tetapi darah haid tidak keluar .Terjadilah hematokolpos yang dapat mengakibatkan hematometra dan hematotalpinks.Penanganan hematokolpos sudah dibahas dalam pembicaraan tentang atresia hymennalis. 
Penatalaksanaan
Operasi pembuatan vagina baru ini sebaiknya pada saat wanita yang bersangkutan akan menikah. Dengan demikian vagina baru dapat digunakan dan dapat dicegah bahwa vagina buatan akan menyempit.
Pada attresia vaginae terdapat gangguan dalam kanalisasi : sehingga terbentuk suatu septum yang horisontal. Septum itu dapat ditemukan pada bagian proksimal vagina, akan tetapi bisa juga pada bagian bawah, diatas himen. Bila penutupan vagina itu menyeluruh, mensturasi timbul terapi vagina tidak menyeluruh, tidak akan timbul kesulitan.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar