Hipoplasia vulva
Hipoplasia ovaria (indung telur mengecil) dan Agenesis ovaria (indung telur tidak terbentuk).
Hipoplasia
ovaria, merupakan suatu keadaan indung telur tidak berkembang karena
keturunan. Hal ini dapat terjadi secara unilateral maupun bilateral.
Apabila terjadi pada salah satu indung telur maka sapi akan menunjukan
gejala anestrus (tidak pernah birahi) dan apabila terjadi pada kedua
indung telur maka sapi akan steril (majir). Secara perrektal indung
telur akan teraba kecil, pipih dengan permukaan berkerut. Agenesis
ovaria merupakan suatu keadaan sapi tidak mempunyai indung telur
karena keturunan. Dapat terjadi secara unilateral (salah satu indung
telur) ataupun bilateral (kedua indung telur).
Ditemukan
bersamaan dengan genitalia interna yang juga kurang berkembang pada keadaan
hipoestrogenisme, infatilisme, dan lain-lain. Biasanya ciri-ciri seks sekunder
juga tidak berkembang. Pepatah perancis mengatakan la vulve est le mirroir de
l’ovair (vulva mencerminkan keadaan ovarium).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar